Posts

Showing posts from March, 2018

lagi bener dikit

Untuk kamu yang saat ini telah ditinggalkan... Entah aku harus memulai tulisan ini dari mana, tapi ketahuilah kamu mampu melewati segala fase menyakitkan itu. Berawal dari luka, sakit lalu berujung ditinggalkan dan berjuang untuk melupakan segala yang pernah ada. Ah, maaf maksudku bukan melupakan yang berarti harus benar-benar lupa seperti sebelum kamu mengenal dirinya. Tapi menjadikan semuanya sebagai kenangan yang kamu simpan di ruang yang kita menyebutnya rindu. Di sanalah tempatnya. Menyimpannya se rapih mungkin dalam sudut ruang itu. Untuk kamu yang saat ini telah ditinggalkan... Aku sungguh tau, tidak ada yang baik-baik saja setelah kehilangan, sayang. Kamu akan berjuang melawan dunia, berharap Tuhan segera menyembuhkanmu dari segala sakit yang tiada tara. Ada sesuatu yang kupelajari selama ini, selama aku pernah jatuh dan ditinggalkan, aku meyakini bahwa semuanya akan selesai. Maksudku adalah semua luka akan sembuh dan kamu akan baik-baik saja. Untuk kamu yang saat ini te...

merayakan luka

Selamat malam kamu, wahai pemilik nyawa dalam tulisanku.... Bagaimana kabarmu? Ku harap baik-baik saja.  Ah iya bagaimana hatimu? Baik-baik juga, kan? Untuk perihal hati, ku rasa kamu akan baik. Tidak ada yang salah. Aku terkadang melupakan sesuatu, bahwa kenyataannya hanya aku yang patah, tidak denganmu. Hanya aku yang merayakan luka dalam lautan sedih tanpa tepi. Sementara di ujung sana, kamu sibuk tertawa seolah mengejek lukaku yang tak kunjung sembuh. Kamu tau? Sungguh tidak ada yang baik-baik saja setelah kehilangan. Aku sangat sadar bahwa kamu bukan lagi ‘kamu’ ku. Kamu bahkan sengaja membuangku. Dulu, aku selalu mempertahankan kamu, sementara kamu memaksa lepas. Bodohnya, aku masih saja menjadikanmu sebagai nyawa dalam tulisanku. Padahal sejatinya kamu sudah lama menghapus aku dari memori dan hatimu. Aku tidak pernah berpikir sebelumnya, jika mencoba untuk melupakanmu sungguh akan menyiksa seperti ini. Mencintaimu bagai menyerahkan semesta unt...